Minggu, 03 Maret 2019

Editorial

             Curhat dilihat dari segi Psikologi



Curhat atau curahan hati biasa menjadi kebutuhan bagi rata rata orang ketika mereka merasa diri mereka tidak sanggup lagi menanggung masalah yang di hadapinya, walaupun tidak semua orang bisa dengan mudah mencurahkan apa yang ada di dalam hidupnya terutama dalam hati dan fikirannya. Bagi sebagian orang bercurhat bisa menjadi solusi yang paling baik untuk menghadapi semua permasalahan yang di hadapinya, namun tidak berlaku bagi sebagian orang lain nya, mereka lebih berfikir bahwa dengan bercurhat bisa menambahkan beban untuk pribadi mereka, karna semakin banyak orang yang mengetahui apa yang mereka permasalahkann mereka akan semakin merasa tertekan.

Bagi sebagian orang terutama saya, bercurhat sangat lah penting. Karna tidak selamanya seseorang bisa mengatasi kegelisahan, kecemasan, kekhawatiran, kegalauan, kegundahan seorang diri. Mereka akan butuh orang lain untuk bertukar pemikiran dan memecahkan masalah yang mereka hadapi. Bahkan setiap orang yang bercurhat tidak selamanya memerlukan bantuan untuk memecahkan masalah atau persoalan yang mereka hadapi, mereka hanya perlu di dengar, untuk mengurangi sedikit beban yang mereka hadapi.

Bahkan menurut Psikologis Klinis dan Psikoterapys, Henny Wirawan berargumen bahwa "Memiliki sahabat adalah salah satu kekayaan batin manusia. Persahabatan menjadikan manusia lebih sehat mental, karena di dalam persahabatan setidaknya dua orang dapat saling berbagi, yaitu berbagi suka maupun duka, berbagi cerita bahkan materi."

Dan dari beberapa sumber buku pula menyebutkan jika bercurhat memiliki beberapa nilai positif tergantung kepada siapa kita berceritanya. Pertama menenangkan perasaan, kedua bisa membuat hubungan dengan teman curhat semakin dekat, dan ketiga bercurhat bisa mendapatkan pencerahan dan solusi. Dan kebanyakan orang akan bercurhat kepada keluarga atau sahabat. Mereka akan jadi orang kepercayaan ketika seseorang itu berada dalam kegundahan.

Dalam kondisi seperti inilah, para pendengar curhat yang telah di beri kepercayaan harus bisa menjaga apa yang telah di ceritakan. Agar para orang yang sedang memiliki beban permasalahan akan lebih merasa enjoy dan merasa tidak sendiri.

Dan para pencurhat harus bisa benar benar memilih siapa yang akan di percaya untuk mendengarkan seluruh curhatan kita, dan jangan sampai salah pilih, niat hati ingin mencari solusi malah jadi konsumsi publik.



Thanks for reading😊 nahhhhh buat teman-teman semua jangan segan-segan buat curhat yaa, tapi inget cari teman yang benar benar terpercaya, keluarga misalnya. Atau jika takut bahkan malu kepada keluarga curhat kepada sahabat dekat yang telah memahami bagaimana karakter kita, tapi yang paling utama curhat kepada sang maha pencipta si ehehehe😊
@dianovi__

5 komentar: